Tips Menghitung Perkiraan Biaya Renovasi Rumah
17/03/2020
Show all

Ini Dia Rincian Biaya Bangun Rumah Minimalis

Anggaran Renovasi Rumah Minimalist

Bagi Anda yang akan memulai menyiapkan budjet untuk merombak rumah menjadi tipe minimalist, maka Ini dia rincian biaya bangun rumah minimalis. Menghitung rincian biaya bangun rumah merupakan hal vital yang harus dipertimbangkan sebelum Anda melanjutkan rencana pembangunan rumah. Untuk membangun hunian, tentu saja kita harus sudah mempersiapkan rencana anggarannya pembangunan rumah. Jika keuangan Anda masih belum mencukupi, mungkin Anda bisa memohon pengajuan pinjaman ke bank lewat KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Menghitung Rincian Biaya Bangun Rumah

Berikut ini ada beberapa hal yang wajib diperhatikan ketika membangun hunian serta apa saja pengeluaran yang dibutuhkan dalam proses pembangunan pondasi rumah, di antaranya :

1. Bahan Bangunan dan Luas Tanah

Misalnya saja, Anda mempunyai luas lahan sebesar 60 meter, lalu ingin membangun hunian bertipe 21/60, maka biaya yang harus dipersiapkan untuk pembelian bahan pondasi bangunan sekitar Rp. 120 juta.

Lalu, perkirakan pula mengenai biaya untuk bahan material yang digunakan, seperti batu bata, pasir, genteng, semen, keramik, dan lainnya. Dalam hal ini, Anda harus berkonsultasi dengan jasa kontraktor atau tukang bangunan, mengenai material apa saja yang bertindak sebagai kebutuhan jika Anda memakai sistem harian.

Misalnya Anda memilih sistem pembayaran Borongan penuh, Anda juga harus memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan, misalnya Rp. 3 juta per m2, jadi 21 x Rp. 3000.000 = Rp. 63.juta. Sehingga perhitungan biaya total pembangunan pondasi rumah beserta bahan materialnya diantaranya Rp. 63 juta + Rp. 120 juta = RP. 183 juta.

2. Gaji Pekerja Bangunan

Anggarkan pula pembayaran upah pekerja. Anda bisa menggunakan sistem upah Borongan jasa, upah Borongan penuh, atau upah harian. Biasanya tiap gaji pekerja untuk tiap kota berbeda, sesuai besarnya kisaran biaya hidup pada umumnya di kota tersebut. Banyaknya upah ditentukan pula oleh skill dan tipe pekerjaan tukang bangunan.

BIsa dimulai dari proses penggalian tanah yang digunakan untuk pondasi, instalasi listrik, pemasangan rangka atap, plafon, batu bata, keramik, sanitasi, hingga pengecatan. Contohnya, upah harian untuk tukang yang membangun rumah di kisaran Rp. 100 ribu sampai Rp. 150 ribuan per harinya.

Sementara, gaji Borongan jasa biasanya dihitung sesuai luas lahan bagunan, sekitar Rp. 600 ribu sampai Rp. 800 ribu per m2. Prinsip dari upah Borongan penuh sebenarnya sama seperti upah Borongan jasa.

Kontraktor biasanya akan menawarkan Borongan penuh jika pemilik hunian langsung menerima jadi, sehingga tidak perlu repot lagi berbelanja bahan material sendiri. Adapun tarifnya mencapai Rp. 3 juta hingga Rp. 5 jutaan tiap meter persegi.

3. Pilih Bahan Kualitas Kelas 1

Anda tentu ingin jika semua bahan material rumah lebih awet digunakan jadi tidak perlu bolak balik untuk mengganti bahan material tersebut karena kualitasnya buruk. Jadi Anda harus benar-benar membeli material dengan kualitas kelas 1 agar tidak perlu lagi menggantinya tiap 3 bulan sekali.

4. Terapkan Desain Hunian Minimalis

Anda bisa memanfaatkan jasa desain rumah murah untuk merancang hunian minimalis. Hunian ini tidak hanya sedang tren saja, tetapi desainnya memiliki banyak keunggulan. Salah satunya ialah bisa membuat ruangan di dalam rumah lebih multifungsi. Seperti halnya ruang dapur yang bisa Anda jadikan ruang makan sekaligus.

Itulah beberapa item yang harus dimasukkan ke dalam rincian biaya bangun rumah. Mengingat membangun rumah tidak segampang yang kita bayangkan, selain itu biayanya pun tidaklah murah, Anda harus bekerja keras mempersiapkan seluruh biaya pembangunan hunian secara khusus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Butuh bantuan? Info Lengkanya?
Hi, kami bisa membantu Anda dalam masalah renovasi rumah, bangunan, kantor, dsb. WA kami sekarang juga.